Pernyataan seorang kepala daerah yang mengaku tak memahami aturan karena latar belakang profesinya seketika memantik
Warga Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mendadak gaduh ketika sebuah Bayi perempuan ditemukan
Langit Timur Tengah kembali dipenuhi pesan politik yang tak diucapkan. Ketika AS mengerahkan Pesawat Bom
Langit politik daerah kembali memanas setelah OTT yang digelar KPK menyeret nama Bupati Pekalongan, Fadia
Penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah akibat eskalasi konflik bersenjata memantul jauh hingga
Surat edaran internal yang menyebut PDIP larang kader memanfaatkan program MBG untuk kepentingan bisnis segera
Sorotan terhadap Anggaran program MBG (Makan Bergizi Gratis) menjadi salah satu perdebatan paling bising dalam
Ledakan keras yang mengguncang Kabul pada dini hari membuat banyak warga terbangun dengan pertanyaan yang
Pernyataan Wapres AS yang menuntut Iran untuk respon serius terhadap ancaman serangan bukan sekadar kalimat
Di Kota Tual, Maluku, sebuah Kasus yang bermula dari dugaan Penganiayaan terhadap Siswa MTs berinisial
Putusan PTUN Jakarta yang mengabulkan gugatan Warga Pulomas mengubah peta konflik antara hunian dan bisnis
Isu bahwa produk AS bisa melenggang ke pasar Indonesia tanpa sertifikasi halal kembali ramai dan
Kesepakatan Perdagangan terbaru yang membuka jalan bagi Produk AS tertentu masuk ke Indonesia tanpa Sertifikat
Hujan yang turun tanpa jeda di dataran tinggi Gayo mengubah lereng-lereng yang tampak kokoh menjadi
Nama ISF (International Stabilization Force) mendadak menjadi pusat perhatian ketika Indonesia disebut menerima peran wakil
Langit mendung yang “terasa biasa” di Jabodetabek pada pertengahan Februari bisa berubah menjadi situasi darurat
Gelombang Penolakan dari Negara Anggota PBB terhadap Aksi Israel yang kian agresif di Tepi Barat
Siang hari di kawasan Cibubur yang biasanya dipenuhi arus kendaraan dan aktivitas belanja mendadak berubah
En bref Di Jakarta, cerita tentang karier tidak lagi bergerak lurus: seseorang bisa menjadi staf
Pagi di lereng Gangga sering dimulai dengan aroma tanah basah dan suara petani memeriksa tanaman.
Di Makassar, pembenahan kearsipan tak lagi sekadar soal memindahkan map ke rak yang lebih rapi.
Di Jakarta Selatan, gagasan tentang pangan sehat tak lagi berhenti pada poster gizi di posyandu
Di Kota Solo, narasi tentang batik, keraton, dan kuliner tradisional kini berjalan beriringan dengan cerita
En bref Di Perth, perdebatan tentang masa depan kota tidak lagi sebatas transportasi dan harga
Di Surabaya, perubahan cara warga mengakses layanan kesehatan tidak lagi semata soal gedung rumah sakit
Di Bali, pelestarian pura dan situs keagamaan makin sering dibicarakan bukan hanya sebagai agenda seremonial,
Di ruang-ruang rapat Jakarta, pembahasan soal investasi kini terdengar lebih “dewasa”: bukan lagi sekadar mengejar
Di Makassar, urusan administrasi yang dulu identik dengan antrean panjang dan berkas bolak-balik kini bergerak
Di lorong-lorong rumah sakit pendidikan dan laboratorium kampus di Boston, diskusi tentang kesehatan anak kini
En bref Di kantor-kantor pemerintahan, BUMD, hingga unit layanan warga di Jakarta, gelombang teknologi berbasis
En bref Padang bergerak menuju perubahan wajah kota yang lebih tertata, dengan garis depan berada
En bref Di banyak sudut Kota Kudus, cerita pembangunan tidak selalu dimulai dari gedung besar
Di Swiss, Zurich bukan hanya dikenal lewat ketepatan jadwal kereta dan kualitas hidup yang sering
Di Medan, percakapan tentang ekonomi digital tidak lagi berhenti pada jargon “go online”. Kota ini
En bref Di Kota Kupang, cerita tentang stunting bukan sekadar angka di laporan, melainkan gambaran
Di Jakarta, pembicaraan tentang ekonomi digital tidak lagi berhenti pada jumlah aplikasi yang lahir setiap
En bref: Di Denpasar, isu narkoba tidak lagi dipahami sebagai ancaman jauh yang hanya muncul
Gelombang wisata pascapandemi mengembalikan Phuket ke peta destinasi utama Thailand, tetapi ia juga membawa “oleh-oleh”
En bref Di gang-gang permukiman yang padat hingga jalur utama yang ramai, persoalan sampah sering
Di Sleman, narasi tentang pemuda tidak lagi berhenti pada seremoni Sumpah Pemuda atau slogan “agent
Di Pontianak, gagasan swasembada pangan tidak lagi dibaca semata sebagai urusan desa dan hamparan sawah.
Di pesisir utara Jakarta, denyut ekonomi Indonesia berulang kali bertemu dengan tantangan yang sama: arus
Di Belanda, pergeseran cara kota “bernapas” semakin terasa: ruang jalan bukan lagi sekadar jalur melintas,
Di Bali, pergeseran cara orang merencanakan liburan terasa nyata: wisatawan ingin serba cepat, transparan, dan
Di Medan, luka yang paling sering disembunyikan bukan selalu yang tampak di kulit, melainkan yang
Di Banyumas, gagasan bahwa Koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan cara warga mengatur masa depan
En bref Di kota sepadat Surabaya, keadaan genting tidak menunggu jam kerja. Hujan deras yang
En bref Ketika langit Brisbane berubah kelabu oleh campuran asap dan debu, warga tidak hanya
Gelombang digitalisasi layanan publik di Semarang membuat pekerjaan pemerintahan makin cepat, terukur, dan mudah diawasi.
Di Jakarta Timur, dorongan untuk menghadirkan kegiatan olahraga perempuan di ruang publik bukan lagi sekadar
Di Denpasar, cerita tentang perempuan yang memulai usaha dari dapur rumah, kios kecil, atau lapak
Di Garut, hujan beberapa hari saja bisa mengubah lereng yang tampak tenang menjadi zona bahaya.
Di Korea Selatan, konektivitas bukan lagi sekadar fasilitas, melainkan lanskap hidup sehari-hari. Di kereta bawah
Di Bandung, perubahan cara belajar tidak lagi datang lewat slogan, melainkan lewat infrastruktur yang benar-benar
Di Pontianak, upaya memperkuat perlindungan anak kini bergerak lebih dekat ke ruang-ruang yang paling akrab
En bref Sleman beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa geliat perjalanan tidak sekadar urusan tiket masuk
Di Bogor, isu kesehatan reproduksi remaja tak lagi ditempatkan sebagai percakapan yang “nanti saja”. Pemerintah
Di Florence, kota yang kerap dijuluki “museum hidup” Italia, pergeseran besar sedang terjadi: warisan Renaissance
Di sejumlah sekolah di Kota Depok, wacana modernisasi administrasi akhirnya menyentuh titik yang sangat praktis:
En bref Di Manado, percakapan tentang pengasuhan tidak lagi berhenti pada “anak harus nurut” atau
En bref Di Medan, malam bukan sekadar jeda setelah jam kerja. Di banyak sudut kota,
Di Sleman, cerita tentang sampah bukan lagi sekadar urusan “buang dan angkut”. Pemerintah daerah melihat
En bref Di Munich, percakapan tentang iklim tidak berhenti pada panel surya atau sepeda kota.
En bref Di lorong-lorong pasar tradisional Makassar, perubahan sering kali dimulai dari hal kecil: cara
Di Pekalongan, kain bermotif bukan sekadar benda pakai; ia adalah bahasa budaya yang menyimpan kisah
En bref Di Pekanbaru, perubahan cara orang membayar terasa nyata di ruang-ruang yang paling dekat